Archive for October, 2007

Anaku bekali nurani yang baik

Thursday, October 25th, 2007

Sebagai umat bergama (muslim) ada dua perjalanan hidup yang hendak dicapai yaitu hidup di dunia dan diakhirat, karena itu dari hati yang terdalam ingin mengajak anak-anakku rawatlah hati nuranimu dengan baik sehingga kehidupan  anak-anakku mendapatkan Ridho dan berkah Allah SWT, Amien.

Koreksi dirimu dari waktu ke waktu dan mintalah petunjuk Allah SWT agar kau diberikan Nurani yang baik, ajaklah lingkunganmu untuk kembali ke jalan yang benar. Amien.

Power by: MID

PERLU PERBAIKAN MANAJEMEN PUBLIK

Tuesday, October 23rd, 2007

Manajemen pemerintahan merupakan nadi jalannya Pemerintahan untuk mengarah pada Tujuan Negara yang tertuang dalam Pembukaan Udang-Undang Dasar 1945 dan dituangkan dalam Garis-Garis Berasar Haluan Negara (GBHN).

Secara umum penulis sebagai bagian Rakyat Indonesia harus mengakui bahwa Pemerintahan hasil Pemilu tahun 2004 selama 3 tahun ini dinilai cukup stabil dan mampu menciptakan stabilisasi Politik, Keamanan yang kondusif untuk Perbaikan Perekonomian Negara.

Dalam kondisi inilah Kita perlu mulai menata kembali untuk memperbaiki “Manajemen Publik” yang efektif sehingga efisiensi Anggaran Belanja Negara dapat dicapai.

Seperti diketahui bahwa suasana kebatinan dalam Sistim Pemerintahan saat ini masih bernuansa eforia demokrasi, sehingga hal yang kecil seringkali dipolitisir menjadi senjata politik para politisi untuk menjatuhkan lawan politiknya dan mencari kekuasaan tanpa melihat kepentingan Rakyat, Bangsa dan Negara.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara yang bertugas memperbaiki Sumber Daya Manusia pada Birokrasi Publik, hendaknya memiliki “Strategi” perbaikan manajemen publik.

Sedangkan Depdagri CQ Dirjen Sospol  yang mempunyai kewenganan perbaikan pembinaan Sistim Kepartaian kiranya perlu melakukan pimbinaan Sistim Manajemen Kepartaian, sehingga calon-calon pengelola Produk Legisasi memiliki tenaga-tenaga yang mumpuni untuk menciptakan aturan-aturan Perudang-undangan yang baik dan disegani serta ditaati Rakyanya.

Hal ini tentu tidak telalu berat apabila kita sebagai individu menyadari seutuhnya bahwa untuk recovery keterpurukan ekonomi kita perlu melakukan langkah-langkah perbaikan Manajemen Publik.

Power by: MID

KORELASI SDM BERKWALITAS DAN SUMBER DAYA ALAM

Monday, October 22nd, 2007

Dalam tulisan ini penulis ingin memaparkan secara lugas dan mudah dicernak apa yang sudah ananda & anda ketahui dalam keseharian dan telah menjadi kajian para Akhli dalam tulisan-tulisan Ilmiahnya ,  namun seringkali dilupakan oleh seseorang planner ataupun penerencaan karena adanya presser groups.

Sumber Daya Manusia berkwalitas sangatlah penting bagi pertumbuhan suatu Organisasi Pemerintah, Organisasi Partai ataupun Organisasi Swasta, karena dengan SDM berkawlitas  dapat mendatangan konsep untuk mendapatkan Sumber-sumber yang lain yang diperlukan termasuk “Sumber Daya Alam” atau “Sumber Dana/Investor”.

Sebaliknya Sumber Daya Manusia yang lemah akan dapat menghilangkan Sumber Daya Alam yang dimilikinya, karena kita tidak memiliki Strategi / konsep Jangkan Pangjang sebagai pengganti Sumber Daya Alam yang hilang.

Coba  kita lihat beberapa Negara Barat dan beberapa Negara Industri maju di Asia, nampaknya sejak dini telah  mempersiapakan SDM berkwalitas untuk menghasilkan Sumber Daya Alam.

Dengan SDM yang berkwalitas suatu Organisasi Pemerintahan dapat mencegah hilangnya Sumber Daya Alam yang dimilikinya, bahkan beberapa Negara Maju Seperti: US, China dan Jepang sebagai Negara Industri maju telah mengamankan Sumber Daya Alam yang dimilikinya sebagai cadangan dan tidak mengexplorasi SDA selama tanda petik “Negara Itu masih mampu mengimport SDA dari negara lain”.

Dengan demikian pengunjung blog dapat melihat dengan jelas korelasi SDM dan SDA. Contoh yang paling mudah dilihat yaitu mengenai kebutuhan Minyak & Gas Alam untuk kepentingan Industri negara-negara maju, yang membutuhkan bahan bakar Minyak/Gas Alam untuk bahan bakar kendaraan bermotor dan trailler / alat-alat berat yang dibutuhkan dalam pembangunan gedung-kedung bertingkat pencakar langit.

Dengan cara dan strategi jitu, masing-masing Negara Industri seperti Amerika, China, Korea dan  Jepang terus mencari pemasok Bahan Bakar Minyak di Timur Tengah seperti: Saudi Arabia, Kuwait, Irak, Iran dan sebentar lagi ke Myanmar yang diperkirakan mempunya Sumber Alam Minyak.

Sebaliknya Sumber Daya Manusia yang lemah, akan melemahkan  ”Strategi”  mengelolaan Sumber Daya Alam dan bahkan hanya menonton Sumber Daya Alamnya diambil oleh Negara Industri tanpa memiliki nilai tambah (triple down effect) akibat hilangnya Sumber Daya Alam.

Tulisan ini dimaksudkan sebagai peringatan pada para Orang Tua atau Calon orang tua agar menyiapkan Putra-putri berpendidikan dengan baik yang pada gilirannya akan memperkuat SDM & Government Quality yang lebih baik dimasa datang, Amien.

 Power by : MID

Korelasi Efektif - Efisien dan Evaluasi dalam Manejemen Perkantoran

Tuesday, October 16th, 2007

Pengertian umum efektif adalah apabila suatu perencanaan (pekerjaan) dilakukan 3T yaitu: tepat waktu, tepat budget dan tepat guna, sedangkan efisien dapat diartikan bahwa pekerjaan telah  disanakan secara optimal dari dana yang direncanakan.

Berdasarkan pengamatan penulis yang telah bekerja di Birokrasi Pemerintah selama kurang lebih 32 tahun,  bahwa Manajemen Perkantoran Pemerintah maupun Swasta  akan mencapai hasil Tiga T (tempat: Waktu, Budget dan Guna) apabila evaluasi terhadap kegiatan dari mulai Perencanaan, Pelaksanaan dan Penyelesaiannya dilakukan secara sistimatis dan berkesinambungan.

Dalam manajemen perkantoran Pemerintah umumnya kurang mengevaluasi tentang hasil-hasil pekerjaan yang telah dikerjakan, hal ini disebabkan karena banyak faktor seperti Sumber Daya Manusia, Budaya ewuh-pakewuh atau sungkan mengevaluasi hasil Pekerjaan, serta teknis penganggaran.

Biro Keuangan CQ Bagian Verifikasi dan B.P.K  (Badan Pengawas Keuangan) yang ditugasi melakukan pengawasan Pelaksanaan Anggaran, seringkali hanya mengontrol bahwa Anggaran telah dilaksanakan sesuai ketentuan administrasi keuangan, tanpa “mengevaluasi” sejauh mana biaya yang diikeluarkan apakah telah sesuai dengan hasil yang telah dicapai dan apakah akan mencapai return invesment atau breack event point.

Dilapangan serikali ditemukan bahwa pekerjaan yang dilakukan oleh kantor-kantor Pemerintahan kurang efisien atau lebih tepat dikatakan kurang optimal, hal ini disebabkan karena sistim pengawasan masih menggunakan paradigma lama yaitu: ada tandabukti yang syah.

Padahal evaluasi hasil pekerjaan yang akan dan telah dilaksanakan memiliki korelasi yang kuat terhadap pelaksanaan pekerjaan yang efektif dan efisien.

Apabila Departemen Keuangan sebagai Otorisasor Keuangan Negara melakukan evaluasi dini terhadap TOR “Term Of Reference” dengan menunjuk  konsultan Akhli dibidangnya maka Anggaran berbasis Kinerja akan dapat dicapai, dengan maksimal dan pada gilirannya peringkat Kinerja Pemerintah akan meningkat. 

Power by: MID

Keberhasilan Kinerja Presiden tidak lepas dari Kinerja DPR dan Rakyat Indonesia

Tuesday, October 9th, 2007

Seringkali lembaga-lembaga survei menggunakan kacamata kuda hanya mensurvei sosok Kepemimpinan Nasional, tanpa mensurvei sosok Kepemimpinan Lembaga Tinggi Negara seperti DPR dan MPR yang didalamnya terdapat kelompok Partai Politik pemenang Pemilu.

Indonesia baru melaksanakan Pemilu Demokrasi yang ketiga kalinya Pertama tahun 1955, Kedua Tahun 1999 dan yang Ketiga/terakhir tahun 2004.  Selama selang waktu kurang lebih 44 tahun Indonesia mengalami kekosongan proses demokratisasi, karenanya wajarlah kalau Partai Baru sebagai pelengkap proses demoratisasi belum menyiapkan Kaderisasi Partai melalui proses rekrumen kader dari kader-kader yang baik dari Putra/i terbaik Indonesia yang akan mendarmabaktikan pemikirannya untuk kemaslahatan Bangsa Indonesia.

Penulis sebagai pengamat awam yang membaca referensi dari berbagai media On Line Indonesia rasanya tidak adil apabila Keberhasilan Kinerja Pemerintah hanya ditumpahkan pada Kinerja Lembaga Kepresidenan, sedangkan Lembaga DPR yang didalamnya terdapat anggota dari berbagai Partai Politik lepas dari pantauan Lembaga Survei Indonesia.

Keberhasilan pemerintahan Indonesia yang saat ini di Pimpin Oleh Presiden SBY + JK tidak lepas dari Kinerja yang mulia Anggota Dewan Perwakilan Rakyat  (DPR),  yang mendukung SBY sebagai Kandidad yang dipilih Rakyat Indonesia secara langsung pada Pemilu 2004.

Betapa beratnya seorang SBY yang berangkat dari dukungan Partai kecil (”Partai Demokrat”)   yang baru bertisipasi dalam Pemilu 2004,  menghadapi kekutan Besar Partai Golkar, PDI-P dan PPP yang mereka telah dibesarkan pada Pemerintahan Orde Baru.

Kondisi inilah yang menurut hemat penulis membuat SBY penuh kehati-hatian yang diexploitir media  sebagai seorang peragu oleh lawan-lawan politik dan kelompok kepentingan seperti:  mantan-mantan Presiden dan Wakil Presiden sebelumnya. Dari itu dukungan Pemerintahan SBY yang menurut Lembaga Survei Indonesia menurun  pada akhir bulan Ramadhan ini patut kita Sukuri, bahwa Beliau sosok Pemimpin yang tepat saat ini, beliau  berakhlak mulia, jadi bukan hanya berani tapi merugikan kepentingan Rakyat banyak.

 Sudahkan Lembaga Survei Indonesia melakukan survei kwalitas Partai, Anggota DPR akan keperduliannya kepada Rakyat Indonesia dengan membuat Program-Program Pemerintah untuk memberdayakan Kesejahteraan Rakyat, hal ini merupaikan kata kunci sukes dari Pemerintaan Indonesia saat ini dan yang akan datang.

Pemilu hanyalah merupakan alat untuk memilih Presiden dan Wakil Rakyat di DPR untuk mencapai legitimasi Rakyat Indonesia, setelah Pemilu selesai tentunya semua Rakyat Indonesia yang didalamnya termasuk yang mulia Anggota Dewan hendaknya mendukung Presiden yang dipilih langsung oleh Rakyatnya.

Jadi tidaklah adil kalau kegagalan Pemerintahan hasil Pemilu 2004 dilimpahkan kepada SBY dengan mempublikasikan hasil survei Lembaga Survei Indonesia dalam media Indonesia.

Power by : MID

Sebagai anak Bangsa sudahkah Kau mensurvei dirimu sendiri ?

Tuesday, October 9th, 2007

Seringkali kita membaca di koran-koran dan media  Indonesia rasanya lebih banyak memberikan kritik-kritik ketimbang reward terhadap seorang Pemimpinnya yang telah bekerja keras mencurahkan pikirannya, pada hal kalau kita kaji kembali memimpin mental yang sudah porak poranda akibat hedonisme, Korupsi, Koslusi dan Nepotisme  tidaklah semudah membalik telapak tangan.

Keberhasilan seorang Presiden tidak lepas dari sekedar  “Memilih seorang Presiden dan Wakil-wakil Rakyat yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat”,  lantas kita tinggal diam , Rakyat Indonesia tidak bekerja keras bahu membahu untuk memperbaiki kwalitas bangsanya.

Sekarang giliran aku bertanya sudahkan Lembaga Survei Indonesia (LSI) melalukan survei tanpa ada kepentingan profit sebagai pengejahwentahan keperdulian terhadap Bangsa Indonesia yang ingin mencapai tujuan cita-cita Kemerdekaan Indonesia mencapai keadil dan kemakmur (?).

Sebagai jawaban dari topik permasalah dalam Blog MID, yang paling sulit adalah mensurvei dirimu sendiri apakah dirimu  sendiri sebagai  individu telah produktif untuk membangun Bangsa dan Negara Indonesia dalam mencapai tujuan bersama sebagai Bangsa yang terhormat.

Saya yakin benar apabila 230 juta Rakyat Indonesia bahu membahu bekerja keras mendukung langkah Pemerintah Indonesia, InsyaAllah hasil lembaga survei  Indonesia akan menghasilkan hal yang Positif.

Power by : MID

Anakku bersyukurlah setiap kau mendapatkan Kenikmatan dari Allah SWT

Tuesday, October 9th, 2007

Pesan ini sering dikatakan oleh Ustazd-ustazd, namun kali ini Ayahmu sendiri yang mensyiarkan bahwa  hadist  mengajarkan kita agar umat muslim  bersyukur kepada Allah SWT,  karena janji Allah SWT sudah jelas:   Umat-Ku  yang mensukuri nikmat rewardnya sudah jelas akan ditambah kenikmatan.

Cobalah anak-anaku kaji kembali dalam kehidupanmu sehari-hari,  setiap kau mendapatkan nikmat, cobalah sejenak gerakkan mata hatimu, bibirmu dan angkat tanganmu secara tulus,  seraya berdoa dan bersyukur atas nikmat Allah SWT yang kau terima dari waktu ke waktu barang  satu - dua menit  setiap habis shalat.

Cobalah kaji  kembali apa yang kau rasakan dari hari ke hari atas prilakumu  dalam bersyukur kepada Allah SWT.

InsyaAllah resep ini akan menuntun  Anak-anakKu  menjadi Anak Shaleh dan Sholeha, amien - amien yaa robal alamien.

Ramadhan, 1428H.

 Power by: MID

Sudahkan Anak-anakku memperhatikan Pembangun?

Sunday, October 7th, 2007

Pertannya yang menjadi topik pesan kepada Anak-Anakku diatas dimaksudkan agar kita sebagai manusia berusaha memberikan nilai tambah bagi dirinya & umat,  karena nilai  tambah itu baru akan berarti apabila kita memiliki visi dan misi pembangunan yang berkelanjutan untuk  merubah  generasi esok lebih baik dari hari ini melalui ridho Allah SWT.

Biasanya karena kesibukan-kesibukan rutin, manusia kurang memperhatikan hal-hal yang sepele pemikiran-pemikiran “Pembangunan“.   Anakku yang baik hal yang  sepele ini seringkali menghilangkan peluang yang menyebabkan  Ia kehilangan momentum yang tepat karena  hidup tidak bisa diulang.

Anakku hidup ini akan berarti dan mempunyai nilai tambah apabila selama hidupmu bermanfaat bagi Umat, Bangsa & Negara serta keluargamu,  karena itu melalui pesan singkat bulan Ramadhan 1428H ini Ayahmu ingin mengingatkan kembali  sudahkan ananda menjawab pertanyaaan sebagai topik pesan Anak2 MID membangun.

Setelah Sholat subuh dan selesai berdoa cobalah kaji kembali sejauhmana anak-anakku telah mengontrol apa-apa yang telah kita lakukan, renungkan sejenak dan bersyukur atas nikmat yang berikan Allah SWT. Amien.

InsyAllah Anak-anakku akan hidup bahagia.-

Power by: MID

PUBLIC RELATION ( P.R ) KUNCI SUKSES ORGANISASI

Friday, October 5th, 2007

Pada masa kuliah Public Relation (P.R) kurang dianggap penting oleh Mahasiswa Jurusan Administrasi Negara dan Hubungan Internasional, PR merupakan sukses alat pendorong suksesnya  Organisasi.

Setelah berkembangnya teknologi informasi dan komunikasi PR dapat dilakukan dalam berbagai kemasan, melalui e-learning dan e-comerce.  Kini kiat perusahaan besar dalam melakukan change management dan empowerment dengan melakukan terobosan-terobosan & perubahan-perubahan sistem manajemen perusahaan yaitu dengan merekturt tenaga-tenaga berbakat yang telah mengalami kejenuhan keakhlian dibidangnya menjadi P.R. untuk mempromosikan produk unggulannya. Dari sisi manajemen  hal ini telah dapat memberikan rasa aman bagi pegawai yang mengalami kejenuhan sebagai tenaga Skill dan bagi perusahaan memperoleh keuntungan dapat menempatkan P.R. Skill untuk mempromosikan produk unggulannya dengan menghitung return invesment bagi custumer yang membeli produk suatu perusahaan.

Menjadi PR diperlukan bukan saja teknik-teknis berkomunikasi, akan tetapi juga diperkukan keakhlian pemahaman suatu pruduk yang sedang menjadi produk unggulan saat ini dan masa datang.

Sebaliknya seorang akhli dan peneliti diperlukan ketekunan mempelajari suatu object tertentu baik design, fungsi atau pasar yang berbeda-beda, hal ini seringkali mengalami kejenuhan setelah masa-masa tertentu.

Dalam suatu perubahan Organidasi dan Manajemen di Indonesia seringkali tidak melalui perencanaan yang matang dan bahkan lebih condong menjadi  objek dengan politisasi suatu permasalahan yang diperdebatan &  tidak menyentuk substansi permasalahan, nach disini diperlukan Seorang P.R yang dapat meyakinkan publik bahwa dengan perubahan atau Merger Organisasi/Perusahaan membawa kinerja baik.

Ambil contoh perusahaan NOKIA dan Alcatel  dalam menghadapi persaingan global teknologi telah merektrut akhli-akhli P.R dari seorang akhli/skill yang telah mengalami kejenuhan di suatu perusahaan untuk mempromosikan produk barunya.

Alcatel perusahaan telekomunikasi yang mengalami kekalahan dalam busines telephone Handphone, mereka telah menggandeng Lucen dengan merubah nomenklatur perusahaan menjadi Alcatel Lucen, begitu pula dengan Nokia - Siemens karena mereka takut kehilangan pasar “digital” yang terus berkembang. Saat ini mereka sudah menerapkan strategi merjer  Nokia - Siemens yang bermain dijaringan untuk bersaing dengan sisco yang telah berkonsentrasi dalam jaringan “digital”.

 Disambung lagi cape hehehe

PEMIMPIN YANG BAIK MENJADI GURU YANG BAIK

Friday, October 5th, 2007

Definisi umum:  Pemimpin adalah seseorang yang memimpin 1 orang atau lebih anggota yang dipimpinnya sedangkan Guru adalah seorang yang mengajarkan sesuatu ilmu atau pelajaran yang diajarkannya baik dari pengalamannya ataupun dari buku-buku yang dibacanya selama hidup.

Pemimpin yang baik menjadi guru yang baik dalam memberikan suri tauladan orang-orang yang dipimpinnya\a, karena prilaku pemimpin akan di-gugu dan ditiru oleh anak buahnya.

Dalam literatur Islam sering dikisahkan bahwa setelah  Nabi Muhamad SAW wafat,  di Dunia Arab  muncul sosok Pemimpin “Umar bin Hotob” yang merupakan gambaran pimpinan teladan muslim.

Kriteria Pemimpin dalam Islam sebetulnya sama dengan Imam dimimana seorang Imam harus mempunyai kelebihan dari makmumnya tentang   penguasaan ilmu yang dibacanya dari sumber hukum Islam yaitu Al Qurán dan Hadits, baik dalam membacakan ayat-ayat yang dibacanya pada saat Sholat memiliki tazdwid yang baik maupun aplikasinya dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada malam bulan Romadhon 23 1428H ,  kami berbangga sekali Bapak Duta Besar RI untuk RRT Sudrajat MPH, tampil di mimbar dalam kultum (kuliah tujuh menit) mengajak staff menjadi Pemimpin yang baik dalam membina  hubungan dengan Allah SWT (hablum minallah)  dan menjalin hubungan antar manusia (Hablumminannas) yang baik, dihadapan jamah taraweh KBRI Beijing yang terdiri dari Home Staff, Local Staff & Keluarga serta masyarakat Indonesia di Beijing dan diakhiri dengan doa yang dipimpin beliau langsung.

Apabila dalam kepemimpinan Nasional di Indonesia dari Tingkat Pimpinan Eksesutif di lingkungan Departemen atau Lembaga Pemerintahan RI sudah mentradisikan Pemimpin naik mimbar untuk mengajak kebenaran, InsyalaAllah musibah yang akan dialami Indonesia akan dijauhkan Allah SWT.

Mudah-mudahan kegiatan Bapak Duta Besar RI Beijing, Sudrajat MPH, dapat diikuti oleh calon-calon pemimpin yang mendengarkan Ceramah siraman rokhani muslim dalam bulan romadhon, dimana  semua orang ingin mendapatkan barokah dari Malam Lailatul Qodar, Amien.

Akhirnya pesan kepada anak2 KU, wahai Anak2 Ku jadilah kau menjadi Anak Yang Sholeh dan Sholeha  yang berguna bagi Nusa dan Bangsa, umat manusian, agama  serta keluargamu, amien.

 Penulis: MID