Archive for November, 2008

MENGATATASI DAMPAK KRISIS EKONOMI GLOBAL PEMERINTAH HARUS MEMBERI KETELADANAN

Saturday, November 22nd, 2008

Dua hari sebelum ulang tahun ku yang ke-55 aku mendarat di Bandara Sukarno - Hatta setelah melakukan studi banding jangka panjang di Beijing, China, terus 4 hari ke Zurich , Bern Switzerland, terus menuju Singapore dan 2 hari di Jakarta.

Seperti layaknya studi banding yang dilakukan kalangan Pemerintah, Pemda dan DPR-RI, kami seolah-olah menjadi anggota DPR Tituler tanpa melalui pemilihan resmi atau melalui pengangkatan dan penyumpahan, melakukan studi banding di keempat negara tersebut dalam rangka mengkaji pola pikir Putra/i Bangsaku.

Setelah kami melakukan evaluasi dari berbagai pandangan mata sepanjang perjalanan di Switzerland, Singapore dan Indonesia, hasil evaluasi sementara studi banding yang kami lakukan secara individu dan sukarela dapat mengambil kesimpulan dari analisis bangunan yang tertata sepanjang jalan di Airport dan cara mengatasi jalan beban hambatan dari Bandara ke Ibu Kota Jakarta dapat disimpulkan bahwa: Sistim Perencanaan dan Pola Berfikir Bangsa Indonesia secara umum masih ruwet ini terlihat dari bangunan-bangunan sepanjang Airport yang kami identikan dengan pola pikir, hal ini tentu akan berdampak pada kelambatan recover Krisis Ekonomi Global.

Dari hasil studi banding selama kurang kebih 6 hari dan memperhatikan dari segala aspek, renungan hati nurani ku dapat disimpulkan bahwa untuk mengatasi dampak krisis Global bagi bangsa Indonesia harus ada keteladanan dari Abdi Negara dan Anggota Dewan (DPR-RI) yang terhormat serta memberikan keteladan bekerja keras dan serius.

Sebagai contoh Menteri Keuangan Sri Mulyani sudah melakukan pengelolaan keuangan untuk mendongkrak RAPBN dan APBN untuk menerapkan anggaran berbasis kinerja, namun implementasi penyerapan anggaran negara masih kurang efisien, asal habis tepat waktu Desember tahun takwin.  Untuk dapat meyakinkan analisis kami ini kita dapat lakukan penelitian berapa banyak kegiatan2 seperti: “Study banding, Sosialisasi Undang2, Sosialisasi Pemilu, Kunjungan Kerja, Raker Dll” .

Apabila kita kaji dari evaluasi SPJK (Surat Pertanggung Jawaban Keuangan) yang masuk ke KPN (Kantor Perbendaharaan Negara) dan setiap tahun diperiksa oleh Inspektorat Jenderal dan Petugas dari Badan Keuangan Negara maka dapat disimpulkan bahwa dari sisi pertanggungan jawab administrasi keuangan negara baik dalam arti tanda petik sesuai tanda bukti, namun dari sisi efisiensi masih perlu dan sangat perlu disempurnakan.

Penulis tidak menafikan seseorang untuk melakukan perjalanan dinas selama efektif dan efisien, namun karena biaya yang digunakan menyangkut hajat hidup Rakyat Indonesia yang nota bene sedang tertimpa krisis global ekonomi maka seyogyanya Pemerintahan hasil Pemilu 2009 harus dapat memperbaiki diri dan para partai politik peserta Pemilu membawa isu ini dalam pesan kampanyenya menjelas Pemilu 2009.

Blog ini sebagai bahan masukan pemerintah dalam rangka perbaikan Sistem Pemerintahan (Government Quality) yang sangat menentukan arah keberhasilan Pemerintah dalam memperbaiki Anggaran Belanja Negara berbasis kinerja yang pada gilirannya dapat membawa kemaslahatan bangsa Indonesia, Amien.

Penulis adalah PNS