MASUKAN TIM PERUMUS RAPBN
Saturday, February 7th, 2009Saya kira semua sepakat kalau Indonesia Bangkit dari Keterpurukan Ekonomi, sehingga kesejahteraan rakyat menjadi salah satu tujuan kita bersama sebagai Warga Negara Indonesia.
Partai murupakan sarana dan alat demokrasi agar rakyat dapat menyalurkan aspirasinya untuk duduk dalam jajaran Pemerintahan “Eksekutif maupun Legislatif”.
Melalui maling list ini saya bukannya sock pinter, sock moralis/bersih tapi dari hati yang dalam, secara tulus ikhlas ingin menyampaikan harapan agar Rencana Anggaran Belanja Negara (RAPBN) kiranya dapat dikontrol dengan baik, sukur bisa double atau triple down effek yang dapat mempercepat pembangunan dan pertumbuhan Ekonomi Indonesia.
Rasanya sistim kontrol “yang elok dan efektif” perlu dilakukan sejak dini, ketika sistim pengganggaran dirumuskan di parlemen (DPR) dan atau sebelum disyahkan di DPR sampai proses pelaksanaannya. Harapan Rakyat tentu (!) sebagai Anggota “PARTAI” yang duduk di Parelemen maupun di Eksekutif tidak hanya bilang “YES SAJA” karena telah dibayar mahal, tapi cobalah mempunyai tanggung jawab moral terhadap “Rakyat yang diwakilinya” dan sebaliknya tidak mempersulit “Gagasan-gagasan Strategis” dan efisien.
Akhirnya saya terus terang mengatakan bahwa “Sistim Penganggaran” yang berlaku saat ini sangat rawan sekali dari unsur “KKN”, terlebih-lebih dengan eforia “Otonomi Daerah”, siapa yang akan mengingatkan kalau “Kita / Saya” sebagai Individu Bangsa, tidak mengingatkan atas kerawanan tersebut.
Se-super supernya manusia tidak akan mampu mengontrol sistim penganggaran singkatnya ada keterbatasan, karena itu perlu adanya “Sistim” yang baik, yang dievaluasi dari “Waktu ke Waktu” serta sistim manajemen keuangan yang baik.
Melalui mailing list ini saya mengajak pembaca mailing list, cobalah merenung sejenak, waktu yang tepat setelah Sholat Tahajud dan Sholat Subuh ketika fikiran masih Fresh & jernih, kita kaji benarkah dan perlukah kita perbaiki “Sitim Penganggaran” yang berlaku selama ini (?), hati saya miris sekali melihat dan merasakannya.
Akhirnya harapanku ini semoga mailing list ini dapat dibaca oleh Departemen Keuangan sebagai Otorisator “Keuangan Negara” , BPK, KPK dan semua Anggota Partai yang duduk di DPR, di Pemerintahan, tapi tolong jangan ditanggapi secara emosional karena Allah SWT tidak mengehendakinya, Amien.
Bila kita mampu mengontrol diri, InsyAllah Indonesia akan berubah, semoga bermanfaat. Terimakasih.
Wassalam Wr. Wb.