Archive for the ‘Sekilas Info’ Category

Bike to Work di Kota Beijing

Saturday, September 8th, 2007

 ”Pada hari ini, Jumát 7 Septemer 2007 Presiden SBY bersama para Menteri serta Gubernur DKI Jakarta, juga melakukan kegiatan Bike to Work,”  ini merupakan suatu isyarat bagi Para Gubernur, Walikota, Kantor Menteri Lingkungan Hidup merencanakan fasilitas umum yang baik khususnya bagi pengendara Sepeda.

Dalam tulisan-tulisan saya mengenai masalah perencanaan saya termasuk orang yang mengkritisi masalah perencanaan dalam segala hal,  dimana belum dikekola dengan  baik sehingga ketika terjadi krisis atau bencana penanganannya lamban dan mudah hilang begitu saja.

Dengan perencanaan yang baik sekali, Pemerintah Kota Beijing telah memfasilitasi sarana  Bike to Work,  Bike to School, to Fund and to tour bahkan bike to Business” .

Semua fasilitas umum (Fasum) dibangun untuk jangkauan ke depan berjangka panjang, tidak seumur kabinet  5 - 10 tahun, akan tetapi 25 - 100 tahun, sehingga apabila terjadi perubahan tata ruang tidak banyak bangunan atau penduduk yang dirugikan.

Sekedar menengok kebelakang (controling), Departemen Keuangan dan Sekretaris Negara seringkali menyetujui Proposal yang diajukan untuk study banding Instansi Pemerintah,  namun terkadang hasil studi banding itu apa (?)  seringkali belum jelas dan tidak terkontrol oleh BPK, karena BPK tidak memiliki kewenangan mengecheck hasilnya (Substansi).

Beruntungnya Bapak Wapres JK dan Menkeu Ibu Sri pada pertengahan anggaran tahun 2007 ,  jeli mengontrol sistim penganggaran yang selama ini dilakukan secara rutin dan monoton dan kurang optimal.    Anggaran perjalanan dinas yang   kurang  optimal dipangkas  dan dialikan ke belanja modal yang memiliki efek ganda (Note: pemikiran reinventing Government).

Kembali ke Bike to work yang dicontohkan Bapak Presiden SBY, seyogyanya kita harus sambut dengan baik.  Semua pihak hendaknya mendukung lingkungan bersepeda  aman dan nyaman.

Khususnya untuk DKI, mudah-mudahan Bang Foke (Fauzi Bowo) hendakanya dapat melakukan study banding ke Beijing, untuk melihat dari dekat Fasilitas umum pengendara speda.

Tulisann ini sebagai respon terhadap Bike to Work dengan harapan dapat diterapkan di Ibu kota Propinsi dan Kabupaten di Indonesia.

By: MID

Mengkaji sitem Pemerintah di China, melalui pendekatan hati nurani

Thursday, July 26th, 2007

Melihat pembangunan di China sangat pesat, tidak berlebihan kalau kita bilang  sukses dan baik sekali.

Fasilitas umum diberikan seluas-luasnya untuk kepentingan umum, hal ini termasuk fasilitas untuk wisatawan asing dan domestik.

Yang paling menarik kita kaji, sejak dipilihnya China sebagai tuan rumah Olympiade tahun 2008, China mulai benah diri.

Pembangunan fasilitas kendaraaan umum, pejalan sepeda dan pejalan kaki dibangun lebar-lebar.  Saat ini di Beijing khususnya sedang dibangun fasilitas umum yang lebih baik dan leluasa serta mengurangib polusi.

 Di kota Beijing sedang dikembangkan jalan bebas hambatan (toll), monerell / jalan kereta api dan jalan bawah tanah (Subway).

Bila kita cermati dan mengkajinya dengan mendalam dan tekun orang China umumnya telah tumbuh pada dirinya  dunia kewirausahaan sejak sedini (kecil) dan pekerja keras atau etos kerja yang exellent.

Secara umum paling tidak Pemimpin di China telah memanfaatkan nilai-nilai esensi ayat pertama yang diturunkan Al Qur’an “Iqrok …. bacalah’ ….Perintah Allah SWT pada ayat yang diturunkan ini mempunyai makna yang  penting bahwa manusia harus membaca dan belajar untuk mencapai tujuannya (outcome).

Melalui blog, saya ingin mengajak  teman2 yang membaca blog MID’s , khususnya  segenap Bangsa Indonesia melihat kebelakang (flashback) mengefaluasi diri kita sendiri),  dengan kata yang sederhana “mengapa kita begini dan kedepan harus bagaimana, tentunya outcomenya hari esok harus lebih baik dari hari ini.

Dalam evaluasi diri coba gunakan alat / teori majemen: POAC (Planning, Organizing, Actuiting and Controlling) atau PLOC (Planning, Leading, Organizing dan Controlling).

Penulis menulis blog ini karena telah mengamati secara langsung bagaimana  pelaku dan prilaku :  Individu, Bisnis men, dan Pejabat Pemerintah dan DPR, yang dinilai belum mengaplikasikan nilai2 / esensi yang terkandung dalam ajaran Islam dan prinsip majemen yang mumpuni.

Penulis mohon maaf apabila ajakan  ini mengandung singgungan perasaan sock tau dan atau penilaian negatif, tapi dari lubuk hati yang terdalam melalui tulisan ini kami menghimau sebagai koreksi diri sebagai warga negara dan bangsa Indonesia yang telah diberikan nikmat baik, amien.

Power by MID (Manajemen Information Division).

Melihat langsungn ke kota Beijing dan Perencanaan

Wednesday, July 25th, 2007

Kami sekeluarga bermukim di Kota Beijing Sejak Juli 2004, terus terang kami tidak mengira perkembangan kota Beijing yang begitu pesat.

Saat ini Walikota Beijing sedang berbenah diri untuk persiapan Olympiada tgl 8.8.2008, nampaknya tanggal yang pilih ini merupakan angka keberuntungan menurut kepercayaan orang China.

Kota Beijing begitu luas saat ini Pemerintah  Kota Beijing sedang mersiapkan menyambut tamu Duta-Duta Olah Dunia yang akan hadir untuk berkompetisi memenangkan cabang-cabang olah raga yang dipertandingkan.

Yang saya kagumi yaitu mengenai Manajemen Pemerintahan RRC/RRT yang tergolong Birokrasi yang kental dan kuat, namun berhasil dalam pembuatan perencanaannya.

Saya cermati konsep busnis dalam pemberintahannya sangat terlihat, sehingga dalam suatu perencanaan seringkali dikaitkan prinsip kewirausahaannya.

Jangankan Olympide yang akan mendatangkan Tim yang begitu besar,  keberadaan Perwakilan China, Keberadaan Orang China di Luar Negeri telah dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pemberdayaan Ekonomi China.

Pemikiran Ekonomi & Bisnis untuk tingkatkan kesejahteraan Rakyat,  sudah melekat pada individu orang China yang sangat-sangat cerdik dan perlu sikapi dengan kehati-hatian.

 Posted by: MID